
PT Jasa Raharja Wilayah Kalimantan Tengah bersama Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) melaksanakan kegiatan survei titik rawan kecelakaan lalu lintas sebagai tindak lanjut upaya pencegahan kecelakaan berbasis data. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 22 Desember 2025, dengan lokasi survei meliputi ruas Jalan Tjilik Riwut KM 16–30 di Kecamatan Bukit Batu serta Jalan Lintas Kalimantan Mahir Mahar di Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.
Survei lapangan dilakukan melalui observasi langsung terhadap kondisi geometrik jalan, sarana prasarana pendukung keselamatan, serta pola lalu lintas pada ruas-ruas yang memiliki tingkat mobilitas tinggi. Kegiatan ini melibatkan lintas sektor, antara lain unsur kepolisian, dinas perhubungan, dinas pekerjaan umum, serta pemangku kepentingan terkait, guna memperoleh gambaran faktual mengenai potensi risiko kecelakaan lalu lintas di lokasi survei.
Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas, Kecamatan Bukit Batu dan Kecamatan Pahandut merupakan wilayah dengan karakteristik lalu lintas yang kompleks. Di Bukit Batu, jumlah kejadian kecelakaan mengalami peningkatan dengan fatalitas yang masih cukup tinggi, sementara di Pahandut meskipun terjadi penurunan korban meninggal dunia, jumlah korban luka masih menunjukkan angka yang signifikan. Kondisi tersebut memperkuat urgensi perlunya identifikasi dan penanganan titik rawan kecelakaan secara terpadu dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan survei titik rawan kecelakaan ini, Jasa Raharja bersama FKLL berkomitmen untuk menyusun rekomendasi awal penanganan yang mencakup aspek infrastruktur jalan, manajemen lalu lintas, serta peningkatan edukasi dan kesadaran berlalu lintas. Diharapkan hasil survei ini dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan dan langkah korektif yang efektif dalam menekan angka kecelakaan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan di Kota Palangka Raya.
