MOJOKERTO – Jasa Raharja Mojokerto berkomitmen penuh dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Komitmen ini diwujudkan melalui gelaran program “Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban” yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Wilayah Kecamatan Ngoro, Kepala KPJR Tk. I Mojokerto, serta Kasubbag Pelayanan dan Kasubbag SWDKLLJ & Humas Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur.
Program ini menyasar aparatur kecamatan, perangkat desa, ketua RT/RW, serta berbagai komunitas kemasyarakatan setempat. Pendekatan berbasis domisili korban ini dipilih agar edukasi keselamatan berkendara dapat langsung menyentuh akar rumput dan lingkungan terkecil masyarakat.

Rangkaian acara dikemas secara interaktif dan edukatif. Untuk mengukur pemahaman peserta, panitia menyelenggarakan sesi pre-test dan post-test. Materi keselamatan transportasi dan kepatuhan hukum disampaikan oleh para pakar di bidangnya, antara lain :
- Jasa Raharja & Kepolisian: Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto memaparkan pentingnya tertib berlalu lintas demi menekan angka kecelakaan di titik-titik rawan.
- UPT PPD Bapenda Mojokerto: Kasi Pembayaran & Penagihan menjelaskan korelasi antara kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan.
- Tokoh Masyarakat: Ketua MUI Mojokerto turut hadir memberikan pandangan dan pesan moral terkait pentingnya menjaga keselamatan jiwa di jalan raya sebagai bagian dari ikhtiar kemanusiaan.
- Peserta juga dibekali kemampuan praktis berupa simulasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang dipandu langsung oleh Tenaga Kesehatan dari RS Dharma Husada Mojokerto. Sesi ini krusial agar masyarakat awam dapat memberikan penanganan pertama yang benar dan aman saat terjadi kecelakaan di lingkungan mereka.
Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif untuk menampung masukan dari warga. Sebagai bentuk komitmen nyata, dilakukan Penandatanganan Komitmen Bersama untuk kepatuhan pembayaran PKB, SWDKLLJ, dan opsen pajak daerah.

Puncak acara ditandai dengan Deklarasi Agen Keselamatan Transportasi oleh para tokoh dan aparatur desa yang hadir. Mereka diharapkan menjadi perpanjangan tangan Jasa Raharja dan kepolisian dalam mengampanyekan tertib lalu lintas di wilayah masing-masing. Di akhir acara, Jasa Raharja juga membagikan merchandise berupa helm standar sebagai simbol perlindungan dan kepedulian.
“Melalui sinergi lintas instansi ini, kita tidak hanya ingin menciptakan ekosistem jalan raya yang lebih aman dan menekan angka fatalitas korban kecelakaan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan pajak kendaraan,” ujar perwakilan Jasa Raharja dalam sambutannya.
Dengan adanya program intensifikasi berbasis domisili ini, diharapkan Kecamatan Ngoro dapat menjadi pelopor wilayah tertib lalu lintas dan taat pajak di Kabupaten Mojokerto. (defri)
