Tuban, 3 November 2026 – Dalam upaya menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban lalu lintas di wilayah Kabupaten Tuban, Forum Komunikasi Keselamatan Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Tuban menggelar rapat koordinasi di Ruang Rapat Unit Kamsel Polres Tuban, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Jasa Raharja Tuban, Kanit Kamsel dan Kanit Gakkum Polres Tuban, serta Plt. Kepala Bagian Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban.
Rapat tersebut membahas Analisis dan Evaluasi (Anev) kejadian fatalitas kecelakaan lalu lintas selama Oktober 2026 sekaligus menyusun action plan sebagai langkah konkret pencegahan kecelakaan, khususnya di wilayah rawan laka Kecamatan Tuban, Semanding, dan Jenu.
Dalam pembahasan, Jasa Raharja menekankan pentingnya pemetaan titik rawan kecelakaan serta penggunaan data kecelakaan dan korban secara terpadu sebagai dasar penentuan prioritas kegiatan. Jasa Raharja juga mendorong penguatan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui kolaborasi bersama Kepolisian dan instansi terkait.
Sebagai tindak lanjut, disepakati beberapa rencana aksi bersama, di antaranya pelaksanaan Aksi Simpatik di wilayah Kecamatan Tuban dan sosialisasi Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) di sekolah-sekolah wilayah Kecamatan Jenu dengan Jasa Raharja sebagai penanggung jawab kegiatan.
Sementara itu, Satlantas Polres Tuban akan meningkatkan patroli di wilayah rawan kecelakaan, pemasangan spanduk imbauan keselamatan dan Blue Light di Kecamatan Semanding, serta melaksanakan operasi gabungan bersama mitra terkait. Kepolisian juga akan melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Dari sisi pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban menyatakan kesiapan dalam mendukung penanganan korban kecelakaan melalui optimalisasi layanan ambulans PSC 119 dan koordinasi kegawatdaruratan medis guna mempercepat respons serta menekan risiko fatalitas korban.
Selain itu, pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum atau rampcheck di sejumlah PO Bus wilayah Tuban juga menjadi salah satu rencana tindak lanjut guna memastikan aspek keselamatan kendaraan yang beroperasi.
Melalui forum koordinasi ini, seluruh stakeholder berkomitmen memperkuat sinergi dan melaksanakan rencana aksi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Diharapkan, langkah kolaboratif tersebut dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di Kabupaten Tuban.
