Tuban, 15 Desember 2025 – Jasa Raharja Cabang Tuban menunjukkan komitmennya dalam upaya mitigasi risiko dan peningkatan keselamatan berlalu lintas dengan menghadiri Forum Komunikasi Keselamatan Lalu Lintas di Kabupaten Tuban. Pertemuan strategis ini menjadi wadah untuk mensinergikan langkah konkret dari berbagai stakeholder penting demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berkendara, khususnya menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Forum ini dihadiri oleh Satlantas Polres Tuban, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tuban, Dinas Kesehatan Tuban, serta Jasa Raharja Tuban.
Dalam pemaparannya, Satlantas Polres Tuban menyampaikan data yang cukup mengkhawatirkan. Hingga November 2025, telah tercatat 1007 kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tuban. Menyikapi data ini serta mengantisipasi peningkatan mobilitas jelang Nataru, Satlantas Polres Tuban memastikan akan mendirikan Pos Pengamanan, Pos Pemantauan, dan Pos Pelayanan Terpadu yang akan mulai beroperasi pada 22 Desember 2025. Pos-pos ini bertujuan untuk memberikan layanan cepat dan menjaga ketertiban selama musim liburan. Kemudian, dilanjutkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) yang menyatakan akan melaksanakan Ramcheck (inspeksi keselamatan kendaraan) secara intensif. Kegiatan ini akan dilakukan hingga masa libur Nataru berakhir untuk memastikan bahwa semua armada angkutan umum laik jalan. Selanjutnya dari Dinas Kesehatan Tuban berkomitmen untuk menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai dan siaga selama periode libur Nataru guna memberikan pertolongan pertama dan penanganan medis darurat bagi korban kecelakaan atau masyarakat yang membutuhkan. Dan yang terakhir, dipaparkan oleh Jasa Raharja Tuban sebagai penjamin perlindungan dasar korban kecelakaan, akan aktif melaksanakan kegiatan Aksi Simpatik dan Pop Up Blast di sejumlah daerah yang teridentifikasi sebagai lokasi rawan kecelakaan. Langkah ini merupakan upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian pengemudi.

Forum Komunikasi Keselamatan Lalu Lintas ini dipertegas sebagai wadah sinergi antara stakeholder. Tujuannya adalah memastikan bahwa seluruh upaya dan sumber daya disatukan untuk menekan angka kecelakaan dan mewujudkan kondisi di mana masyarakat dapat aman dan nyaman dalam berkendara di wilayah Kabupaten Tuban. Sinergi antara penegak hukum, penyedia infrastruktur, layanan kesehatan, dan penjamin risiko seperti Jasa Raharja diharapkan mampu menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan meminimalkan kerugian jiwa serta materi.
“Jasa Raharja Tuban pastikan selalu optimal dalam menjalankan perlindungan dan penanggulangan. Harapan kami, dapat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan. Mari kita buktikan, dengan kolaborasi solid, kita bisa menjadikan akhir tahun 2025 sebagai momentum teraman dalam sejarah transportasi kita.” Tutur Igemuri, Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tuban. (prass)
