SIDOARJO, 22 April 2026 – Jasa Raharja Sidoarjo terus berkomitmen menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan edukatif dan preventif. Dalam satu rangkaian kegiatan strategis, Jasa Raharja menggelar program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) di SMAN 1 Taman, sekaligus menyelenggarakan pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) bagi mitra pengemudi ShopeeFood di wilayah Krian.
Program PPKL yang dilaksanakan di SMAN 1 Taman bertujuan untuk menjadikan guru sebagai agen perubahan dalam membentuk karakter disiplin berlalu lintas bagi para siswa. Mengingat tingginya angka kecelakaan di usia remaja, peran guru dianggap krusial untuk memberikan internalisasi pesan keselamatan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

“Guru memiliki kedekatan emosional dan intensitas pertemuan yang tinggi dengan siswa. Melalui PPKL, kami berharap pesan-pesan keselamatan tidak hanya berhenti di sosialisasi formal, tapi menjadi budaya yang diajarkan setiap hari di kelas,” ujar perwakilan Jasa Raharja Sidoarjo.
Di sisi lain, menyadari tingginya mobilitas para pejuang aspal, Jasa Raharja Sidoarjo juga menggandeng tenaga medis untuk memberikan pelatihan PPGD kepada puluhan driver ShopeeFood di wilayah Krian. Pelatihan ini difokuskan pada keterampilan praktis penanganan pertama saat terjadi kecelakaan di jalan raya.

Materi yang diberikan meliputi:
- Teknik resusitasi jantung paru (RJP) dasar.
- Cara menangani luka terbuka dan patah tulang secara darurat.
- Prosedur evakuasi korban tanpa memperparah cedera.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret Jasa Raharja dalam menjalankan peran sebagai pelindung dasar masyarakat. Dengan mengedukasi guru (hulu) dan membekali pengemudi ojek online dengan kemampuan medis dasar (hilir), diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan tingkat fatalitas korban di jalan raya dapat diminimalisir.

Jasa Raharja Sidoarjo juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu tertib membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), sebagai wujud gotong royong dalam memberikan perlindungan bagi seluruh pengguna jalan. (rozak)
