MALANG – Bertempat di kantor PT Jasa Raharja Cabang Malang di Jl Cipto no 8 Kec. Klojen, Kota Malang, Kamis (25/09) Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Ditlantas Polda Jatim, Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jasa Raharja kanwil Jatim, Bag Hukum Sekretariat Daerah, Dinas Perhubungan, Satlantas yang menaungi wilayah pintu gerbang jalur Bromo , yaitu Kab Pasuruan, Kab Probolinggo, Kab Lumajang, Kab Malang, Kab Progolinggo melaksanakan kegiatan Focus Group Discusion Rencana Penangan Jalur Rawan Kecelakaan Pada KSPN Bromo.
Kegiatan ini berfokus kepada menindaklanjuti informasi kecelakaan Bus pariwisata menabrak pembatas jalan di Jalan Raya Boto, Kecamatan Lumbang, Probolinggo, Jawa Timur tanggal 14 September 2025 yang mana telah dilaksanakan tinjau lapangan bersama dengan stakeholder terkait di lokasi kejadian pada tanggal 15 sampai dengan 17 September 2025, serta output dari kegiatan ini nanti adalah meminimalisir kejadian serupa terulang baik di lokasi yang sama maupun di tempat berbeda namun memiliki potensi kejadian serupa.
PT Jasa Raharja melalui Kepala Kanto Wilayah PT Jasa Raharja Jawa Timur, Tamrin Silalahi menyatakan bahwa “satu nyawa terlalu banyak, Jasa Raharja bersama kita semua peduli keselamatan lalu lintas, yang artinya sedapat mungkin angka kecelakan untuk di minimalisir karena dampaknya sangat besar, sehingga dengan terlaksananya kegiatan ini adalah sejalan dengan tujuan tersebut.”

Kontur jalan yang berliku dan menanjak juga curam sangat berpengaruh terhadap terjadinya kecelakaan, sehingga perlu dilakukannya antisipasi baik dari segi jalan maupun kesiapan pengendara juga kendaraan yang digunakan itu sendiri.
Dengan hadirnya stake holder terkait yang menaungi di seluruh wilayah pintu masuk akses Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dapat memberikan data serta kondisi real yang ada dilapangan, serta hadirnya pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi adalah untuk menganalisa serta memberikan solusi yang terbaik agar kecelakaan serupa tidak terulang di kemudian hari.
Dengan digelarnya kegiatan ini harapannya dapat saling memberikan dukungan satu sama lain dengan menciptakan program program strategis yang dapat menekan angka kecelakaan sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan, tutup Tamrin Silalahi.
